Tuesday, July 12, 2005

BIOTEKNOLOGI, SEBUAH GELOMBANG BARU EKONOMI

Bisnis Indonesia (14 Juni 2005)

Di era teknologi informasi dan komunikasi (informationand communication technology/ICT) saat ini, produk ICTtelah merambah ke seluruh belahan dunia, lapisan masyarakatdan berbagai sektor kehidupan. Tidak heran ICT tidaksaja menjadi industri raksasa tapi juga menciptakangelombang ekonomi baru.

Dari sekian banyak teknologi yang terus berkembangpesat di dunia, pilihan teknologi yang punya kemampuansama dengan ICT untuk merevolusi kehidupan manusia, membentukindustri raksasa dan menciptakan gelombang ekonomibaru, adalah bioteknologi. "Next great entrepreneural wave",demikian ramalan majalah bisnis Amerika, the RedHerring (The Business of Technology) beberapa tahun yang lalu.

Era bioteknologi mulai berkembang tahun 1970-andimulai dengan pemanfaatan bioteknologi untuk industri farmasi. Teknologi DNA rekombinan yang dikembangkan, digunakanuntuk memproduksi protein rekombinan yang sangat penting untuk kedokteran seperti insulin, hormon pertumbuhan, dll.Setelah melewati fase awal pembuatan protein rekombinan, bioindustri farmasi berkembang ke arah pembuatanantibodi dari yang poliklonal sampai monoklonal denganteknologi yang diawali dari hibridoma sampai rekayasa antibodi.


Antibodi ini memperluas jangkauan aplikasi bioindustri farmasi dari terapi ke diagnostik. Selanjutnya fase ketiga yang sedang dilalui sekarang menginjak ke teknologi kloningyang memperluas sekaligus memperdalam teknologi rekayasa jaringan yang awalnya dikembangkan untuk pemenuhan transplantasi jaringan/organ saja. Teknologi kloningterdiri dari 3 teknologi utama yaitu teknologi sel tunas, teknologitransfer inti sel dan teknologi telomere.

Dari uraian di atas, memang nampak walau bioteknologidapat diaplikasikan ke berbagai sektor kehidupan,bioindustri farmasi adalah yang paling banyak mendapatkan manfaatnya, baru disusul pertanian dan lingkungan,seperti diungkapkan oleh Cynthia Robbins-Roth (2000) dalam bukunya "FromAlchemy to IPO: The Business of Biotechnology".Bioindustri memang belum dirasakan merambah ke seluruh aspekkehidupan manusia seperti ICT, tapi dalam sektorkedokteran pengaruhnya semakin besar dan penting.

Penderita diabetes sekarang bisa hidup seperti manusia normal berkat insulin rekombinan dan alat pengukur gula darah yang menggunakan enzim rekombinan glukosadehidrogenase. Penderita kanker semakin panjang harapan hidupnya berkat erythropoietin rekombinan, growth colony stimulating factor rekombinan yang memacu pertumbuhan sel-sel darah setelah kemo dan radioterapi.

Bahkan dengan teknologi rekayasa antibodi, beberapajenis kanker telah dapat disembuhkan total tanpa efek samping sedikit pun, dicegah dengan vaksin kanker atau dilambatkan pertumbuhannya menjadi semacam penyakitmenahun saja yang tidak mematikan.

Mampukah bersaing?

Indonesia yang dikenal sebagai negara kaya sumber dayaalam hayati, telah mengembangkan bioteknologi sejak1980-an, tak berpaut lama dari dimulainya revolusi bioteknologiitu sendiri. Sektor aplikasi yang mendapat curahanperhatian besar adalah pertanian.

Bioteknologi adalah teknologi yang bergantungsepenuhnya terhadap sumber daya genetik makhluk hidupdari jasad renik/mikroba sampai organisme sempurna, manusia. Sehingga sangat logis kalau Indonesia perlu terus mengembangkan bioteknologi untuk memanfaatkan kekayaan alamnya sendiri itu, supaya tidak tertinggal gelombang ekonomibaru berikutnya.

Di lain pihak ada kekhawatiran apakah Indonesia,negara berkembang yang kaya sumber daya alam tapilemah ekonomi ini dapat bersaing dengan negara maju dalam mengembangkan teknologi tinggi seperti bioteknologi? Kekhawatiran ini nampaknya bisa dijawab oleh pengalaman negaraberkembang lain yaitu Kuba (Cuba-Innovation ThroughSynergy dalam Health Biotechnology Innovation in Developing Countries.Edisi spesial jurnal Nature Biotechnology tahun 2004).

Kuba yang juga negara agraris dengan pertanian tembakau dan tebunya yang terkenal, sekarang telah menjadi negara maju bioindustri farmasi dengan ekspor utama setelah pariwisata adalah obat-obat produk bioteknologi.Karena pengembangan yang sistematis, dan kerja sama yang erat antaralembaga penelitian, lembaga pendidikan lembaga ekonomi/industri atau perusahaan, lingkaran teknologi ke bisnis, berjalan mulus.

Dengan memfokuskan pada pengembangan bioteknologikedokteran/farmasi, Kuba telah berhasil menyediakan produk-produk obat bioteknologi dengan gratis kepada rakyatnya sertamenjadi devisa utama negara.

Agrofarmasi

Apakah Indonesia, perlu meniru Kuba dalam mengejar ketertinggalan dengan negara maju untuk bidang bioteknologi ini, ataukah ada pilihan lain? Kemajuan Kuba yang diamati sekarang telah diawali hampir 30 tahun yang laludengan memfokuskan diri pada pembuatan protein rekombinanseperti interferon. Tentunya kita perlu menanti waktuyang sama bila akan memulai sekarang ini. Bagaimana kalaumemanfaatkan keunggulan komparatif dan sumber dayayang ada?

Dalam hal ini, bidang yang diusulkan adalah sinergi antara kekuatan Indonesia pada pertanian dan agroindustrinya dengan kekuatan bioteknologi yang telah mengakar padafarmasi/kedokteran, sehingga diusulkan istilah"agrofarmasi". Bertani protein adalah salah satu bentuk agro-farmasiyang sangat mungkin dilakukan di Indonesia.

Sebagaimana bentuk pertanian lainnya, bertani pisang untuk mendapatkan buah pisang, bertani jagung untukmendapatkan buah jagung, bertani protein bertujuan untukmendapatkan protein rekombinan yang menjadi bahan bakuobat. Teknologi perakitan tanaman transgenik yang sudah lama dikuasai peneliti Indonesia, disinergikan dengan teknologi rekayasa protein yang menjadi fondasi bioteknologi modern untuk merakit tanaman yang dapat memproduksi erythropoietin,albumin, interferon, dsb yang digunakan untuk terapi berbagaipenyakit.

Teknologi ini sedang mendapat perhatian besar duniakarena mampu mengurangi biaya produksi yang membuatharga obat bioteknologi sangat mahal. Apalagi memasuki tahun2000-an ini akan mulai banyak dikenal obat bioteknologi generik karena masa paten 20 tahun sejak ditemukannya sudah habis.

Walaupun biaya lisensi paten sudah tidak ada, kita belum dapat membuat protein-protein rekombinan itusecara sintetik dengan reaksi kimia biasa karena kompleksitas proteinyang tinggi, jadi masih harus menggunakan organisme hidup seperti bakteri dan sel hewan sebagai reaktor untukmemproduksinya. Tanaman yang hanya membutuhkan lahan subur dan cahaya matahari yang cukup, dipadu dengan kemajuan teknologi yang telah bersinergi itu, dapat menurunkan biaya produksi tersebut.

Produk dari bertani protein atau molecular farming initidak hanya bahan baku obat yang diekstrak dari daunatau biomassa lain tanaman hasil rakitan bioteknologi itu,tapi bisa juga buah yang bisa langsung dikonsumsimelalui arahan tenaga medis karena berfungsi sebagai vaksin/ediblevaccine. Berkat bioteknologi pulalah, beberapa produkvaksin generasi baru sudah tidak menggunakan patogen yangdimatikan atau dilemahkan tapi cukup antigen proteinnya saja. Protein inilah yang diekspresikan dalam buah pisang misalnya, sehingga pisang itu dapat menjadi vaksinyang dimakan.

Pengembangan agrofarmasi selain strategis untukpemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat, jugaberpotensi mensejahterakan kehidupan petani. Seringkali petanitidak punya peluang lain kecuali memasarkan produknyake industri tertentu sehingga rentan praktik monopsoni. Denganadanya alternatif pemanfaatan tanaman dari sektorlain, maka hal tersebut dapat dihindari.

Arief B. Witarto
Peneliti pada Pusat PenelitianBioteknologi-LIPI/Cibinong Science Center

6 komentar:

msuq63rigi 8:22 PM  

='Brand New News From The Timber Industry!!'=

========Latest Profile==========
Energy & Asset Technology, Inc. (EGTY)
Current Price $0.15
================================

Recognize this undiscovered gem which is poised to jump!!

Please read the following Announcement in its Entierty and
Consider the Possibilities
Watch this One to Trade!

Because, EGTY has secured the global rights to market
genetically enhanced fast growing, hard-wood trees!

EGTY trading volume is beginning to surge with landslide Announcement.
The value of this Stock appears poised for growth! This one will not
remain on the ground floor for long.

Keep Reading!!!!

===============
"BREAKING NEWS"
===============

-Energy and Asset Technology, Inc. (EGTY) owns a global license to market
the genetically enhanced Global Cedar growth trees, with plans to
REVOLUTIONIZE the forest-timber industry.

These newly enhanced Global Cedar trees require only 9-12 years of growth before they can
be harvested for lumber, whereas worldwide growth time for lumber is 30-50 years.

Other than growing at an astonishing rate, the Global Cedar has a number of other benefits.
Its natural elements make it resistant to termites, and the lack of oils and sap found in the wood
make it resistant to forest fire, ensuring higher returns on investments.

the wood is very lightweight and strong, lighter than Poplar and over twice
as strong as Balsa, which makes it great for construction. It also has
the unique ability to regrow itself from the stump, minimizing the land and
time to replant and develop new root systems.

Based on current resources and agreements, EGTY projects revenues of $140 Million
with an approximate profit margin of 40% for each 9-year cycle. With anticipated
growth, EGTY is expected to challenge Deltic Timber Corp. during its initial 9-year cycle.

Deltic Timber Corp. currently trades at over $38.00 a share with about $153 Million in revenues.
As the reputation and demand for the Global Cedar tree continues to grow around the world
EGTY believes additional multi-million dollar agreements will be forthcoming. The Global Cedar nursery has produced
about 100,000 infant plants and is developing a production growth target of 250,000 infant plants per month.

Energy and Asset Technology is currently in negotiations with land and business owners in New Zealand,
Greece and Malaysia regarding the purchase of their popular and profitable fast growing infant tree plants.
Inquiries from the governments of Brazil and Ecuador are also being evaluated.

Conclusion:

The examples above show the Awesome, Earning Potential of little
known Companies That Explode onto Investor�s Radar Screens.
This stock will not be a Secret for long. Then You May Feel the Desire to Act Right
Now! And Please Watch This One Trade!!


GO EGTY!


All statements made are our express opinion only and should be treated as such.
We may own, take position and sell any securities mentioned at any time. Any statements that express or involve discussions with respect
to predictions, goals, expectations, beliefs, plans, projections, objectives, assumptions or future events or performance are
not statements of historical fact and may be "forward, looking
statements." forward, looking statements are based on expectations, estimates
and projections at the time the statements are made that involve a number of risks and uncertainties which could cause actual results
or events to differ materially from those presently anticipated. This newsletter was paid $3,000 from third party (IR Marketing).
Forward,|ooking statements in this action may be identified through the use of words such as: "projects", "foresee", "expects". in compliance with Se'ction 17. {b), we disclose the holding of EGTY shares prior to the publication of this report. Be aware of an inherent conflict of interest resulting from such holdings due to our intent to profit from the liquidation of these shares. Shares may be sold at any time, even after positive statements have been made regarding the above company. Since we own shares, there is an inherent conflict of interest in our statements and opinions. Readers of this publication are cautioned not to place undue reliance on forward,looking statements, which are based on certain assumptions and expectations involving various risks and uncertainties that could cause results to
differ materially from those set forth in the forward- looking statements. This is not solicitation to buy or sell stocks, this text is
or informational purpose only and you should seek professional advice from registered financial advisor before you do anything related with buying or selling stocks, penny stocks are very high risk and you can lose your entire investment.

cupcake 6:57 PM  

Blognya sangat informatif.
Salam,
Santy - IdeBaru.com

Roberto Iza Valdes 7:21 AM  
This comment has been removed by a blog administrator.
Roberto Iza Valdes 7:41 AM  
This comment has been removed by a blog administrator.
Roberto Iza Valdes 11:04 AM  
This comment has been removed by a blog administrator.
Roberto Iza 7:47 PM  
This comment has been removed by the author.

Komisi Bioetika Nasional

CGIAR Site Updates

FAO: BIOTECHNOLOGY

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP